Thursday, August 29, 2019

#Cuap - Cuap





#Cuap – Cuap Sekolah Dini Untuk Anak


Image result for anak sekolah dini
Banyak orang tua di zaman sekarang beranggapan bahwa semakin dini menyekolahkan anak hal itu merupakan hal yang lumrah bahkan sudah menjadi trend, bisa dilihat dengan menjamur nya sekolah – sekolah untuk anak usia mulai dari 1 tahun dengan biaya selangit.
“ duh lucunya anaknya, udah bisa baca belum ?”
“ umur berapa anaknya, kok belum sekolah ?”
“ anak ku usia 3 tahun udah bisa baca, masa anak mu belum?”
Kalimat – kalimat seperti itu mungkin sudah tidak asing terdengar terutama ditelinga para ibu – ibu yang sudah memiliki anak, hal yang mungkin dianggap sebagian bahkan mungkin keseluruhan orang dianggap lumrah justru memiliki dampak yang sangat luar biasa baik secara langsung kepada orang tua maupun secara tidak langsung kepada anak, sehingga muncula istilah mompetion alias mom competition. Akibat dari sebuah pola kebiasaan yang sudah berkembang dimasyarakat, banyak orang tua memilih untuk menyeolahkan anaknya lebih dini dengan dalih ingin mengetahui lebih dini bakat dan kemampuan anak ataupun dengan alasan agar kelak mungkin anaknya bisa menjadi anak yang pintar karena sudah menguasai Calistung di usia dini.
Banyak orang tua yang tidak mengetahui dibalik iming – iming menggiurkan menyekolahkan anak terlalu dini terdapat dampak negatif yang kelak akan anak rasakan dikemudian hari, menurut ibu elly risman pada usia 0-8 tahun hal yang paling penting dikembang pada diri anak bukanlah kemampuan kognitif melainkan rasa empati mereka, seperti pada salah satu laman berita jepang yang menyebutkan bahwa pada sistem pendidikan jepang siswa kelas 1-3 sd hanya akan mempelajari hanya akan belajar mengenai sopan santun, cara bersikap yang baik, cara bersosialisasi dengan temannya, dan belajar menghormati gurunya.
Jika pada usia 1 tahun saja anak sudah dipaksa melakukan kegiatan terstruktur dalam suatu sekolah, lalu kapan mereka akan menikmati masa bermain nya, masa mempelajari sebuah rasa empati dan etika yang lebih baik dibentuk terutama dalam lingkungan keluarga. Banyak orang tua yang berdalih bahwa sekolah yang mereka pilih bukan sekolah seperti biasa, sekolah yang menyediakan fasilitas yang sangat menunjang serta pendidikan yang sangat profesional, tetapi ketahuilah para orang tua anak tidak lah butuh sesuatu yang mewah atau permainan yang banyak, pada usia 0-2 tahun mainan terbaik seorang anak adalah ada pada diri oranng tuanya sendiri, bagaimana seorang ibu yang mengajak anak bermain, seorang ayah bukan hanya tau cara membelikan mainan melainkan membuatnya secara bersama – sama. Jika hanya mementingkan perkembangan kognnitif anak masih memiliki banyak waktu dalam mempersiapkan perkembangan kognitifnya, namun perkembangan empati yang paling tepat adalah ketika mereka berusia 0-2 tahun, jika hal tersebut terus berlanjut terdapat banyak dampak yang bisa terlihat semisal banyak orang tua yang masih sangat bersifat kekanak – kanak an, bertengkat ditempat umum bahkan hanya karena masalah yang sangat sepele. Hal tersebut bisa dikarenakan oleh masa bermain anak yang tidak tercukupi bahkan waktu perkembangan empati mereka yang terenggut akibat dari pemaksaan belajar kognitif yang lebih diutamakan.
Lantas usia berapa anak sudah bisa bersekolah ? ,sesuai kematangan pola berfikir anak akan lebih baik jika memulai sekolah formal pada usia 7 tahun, pada usia tersebut anak sudah dirasa memiliki pola kematangan berfikir yang sudah lebih baik, dan batas minimal adalah usia 4 tahun anak sudah bisa bersekolah pada sekolah non formal. Sebuah penelitian dari Stanford University menunjukkan bahwa anak-anak yang ditunda masuk sekolah formal hingga satu tahun menunjukkan kesehatan mental dalam mengendalikan diri yang lebih baik.

“ Jangan Hanya Mengejar Tujuan Akademis Yang Nantinya Malah Menghilangkan Waktu Bermain Anak, Ingat Masa Kecil Anak Hanya Berlangsung Sebentar Namun Dari Waktu Yang Singkat Itu lah Yang Akan Menentukan Akan Jadi Seperti Apa Anakmu Kelak”.


 

Wednesday, November 14, 2018

PRESTASI SISWA

PRESTASI SISWA MI UNGGULAN SABILILLAH LAMONGAN

Bila mengacu pada konsep kecerdasan majemuk, sebuah sekolah idealnya tidak hanya sekedar jadi tempat belajar matematika, fisika, bahasa Indonesia, maupun disiplin ilmu lain saja. Tidak pula sekadar jadi tempat meraih prestasi akademik, sebab, para siswa bisa mengukir prestasi nonakademis melalui berbagai kegiatan seperti Pramuka, Seni, Ollah Raga, atau ekstrakurikuler (ekskul) lain. Sejak berdiri pada tahun 2008 para siswa-siswi MI Unggulan Sabilillah Lamongan berhasil meraih sekurangnya 50 penghargaan dan piala. Berikut ini adalah daftar prestasi siswa kami;

NO.
JENIS LOMBA
JUARA
PENYELENGGARA
DALAM RANGKA
TINGKAT
1
Fashion Show Busana Muslim
II
Kanwil Kemenag Prov. Jatim
Hari Anak Nasional
Provinsi
2
Cerdas Cermat Al Qur’an
I
UKKI UNESA
Ajang kreatifitas seni
Gerbang Kertosusila
3
Lomba Adzan
III
UKKI UNESA
Ajang kreatifitas seni
Gerbang Kertosusila
4
MTQ
III
LPTQ Kab. Lamongan
MTQ
Kecamatan
5
PAI
II
Kemenag
Kompetisi Sains Madrasah (KSM)
Kabupaten
6
MIPA
III
Kemenag
Kompetisi Sains Madrasah (KSM)
Kabupaten
7
Morse Putra
I
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
8
Morse Putri
I
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
9
Sandi Semaphore
I
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
10
Daur Ulang Putri
II
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
11
Daur Ulang Putra
II
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
12
Qiro’ah
II
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
13
Solo Singer
III
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
14
Story Telling
I
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
15
Melukis
III
SMPN 1 Lamongan
Dies Natalis
Kabupaten
16
Gerak Jalan Putra
II
DISPORA
HUT RI Ke-67
Kabupaten
17
Gerak Jalan Putri
Harapan I
DISPORA
HUT RI Ke-67
Kabupaten
18
Paduan Suara
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
19
Voli Putri
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
20
Samroh
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
21
Puisi Putra
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
22
Puisi Putri
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
23
Tolek Peluru
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
24
Tenis Meja Putri
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
25
Pidato B. Arab Pa
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
26
Pidato B. Inggris Pa
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
27
Pidato B. Indo Pa
II
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
28
Pidato B. Indo Pi
III
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
29
Lukis
III
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
30
Kaligrafi
III
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
31
Qiro’ah Putri
I
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
32
Qiro’ah Putra
III
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
33
Catur Putri
II
Kemenag
PORSENI MI
Kecamatan
34
Paduan Suara
II
Kemenag
PORSENI MI
Kabupaten
35
Samroh
II
Kemenag
PORSENI MI
Kabupaten
36
Puisi
III
Kemenag
PORSENI MI
Kabupaten
37
Pidato B. Inggris Pa
II
Kemenag
PORSENI MI
Kabupaten
38
Pidato B. Arab Pa
III
Kemenag
PORSENI MI
Kabupaten
39
Pramuka Putra
II
MTs. Tabah Kranji
Sport and Scouting Competition
Kariseden GresikLamongan Tuban
40
Pramuka Putri
III
MTs. Tabah Kranji
Sport and Scouting Competition
Kariseden Gresik Lamongan Tuban
41
Lomba Foto
I
Citra Studio
Lomba Foto Citra
Kabupaten
42
Futsal
I
SMP Tanfirul Afkar
Turnamen Futsal
Kec. Sarirejo, Kembngbahu Tikung
43
MTQ
III
Eks. Pembantu Bupati
Piala eks. Pembantu Bupati
Kabupaten
44
Pramuka
Juara Umum
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
45
Pramuka
Piala Bergilir
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
46
Lomba Cerdas Tangkas (Putra)
I
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
47
Meneksir Tinggi (Putra)
I
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
48
Handy Craft (Putri)
I
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
49
Menaksir Tinggi (Putri)
II
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
50
Story Telling (Putra)
II
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten
51
PBB Kresi (Putri)
III
SMPN 1 Lamongan
S2C
Kabupaten